Jalan-Jalan Hemat Sekeluarga: Sampai di Kuala Lumpur (Part 2)

Jalan-Jalan Hemat Sekeluarga: Sampai di Kuala Lumpur (Part 2)

Hari Rabu (17/7) adalah jadwal kami terbang ke Kuala Lumpur. Ya, pagi itu kami menginjakkan kaki di negeri Siti Nurhaliza. Berbekal 2 ransel, 1 tas kecil, dan 1 gendongan anak, kami memulai perjalanan. Dari KLIA2, kami melanjutkan perjalanan ke KL sentral memakai bus. Atas pertimbangan beberapa review, kami memakai SkyBus dengan sistem book online agar hemat 2 RM (sekali perjalanan adalah 12 RM jika go show, tapi bisa hemat jadi 10 RM jika book online).

Perjalanan bus ke KL sentral memakan waktu kurleb 1 jam. Sesampainya di KL sentral, kami mampir dulu ke KFC untuk makan dan diskusi tentang agenda di hari itu. Itu udah jam 1 siang lho, hahaha (langsung teringat betapa cepatnya waktu berlalu saat travelling).

Sambil menunggu jam setengah 2, kami putuskan untuk ke hotel. Hotel tempat kami nginap ini namanya Marque Hotel di daerah Pudu Raya (review di bawah ya!).

Setelah mandi dan dandan, kami akhirnya keluar jalan-jalan. Atas azas keekonomian, kami menggunakan jasa free dari bus Go KL yang bisa muter-muterin seluruh KL asal sabar. Ini adalah rute bus Go KL:

rute-bus-go-kl

Bus Go KL ini lumayan banyak peminatnya, dan bisa sangat rame di jam-jam pulang kantor. Sore itu kami naik jam 4 dan berencana main ke bukit bintang dan suria KLCC.

Di bukit bintang, aseli kami nggak ngapa-ngapain, mau ngapain coba dengan duit yang terbatas mampir kesana. Tapi masih lumayan sih, suami dapat sampel parfum karena main pacman di counter we-dont-know-the-brand Perfume. Hokyaaa.

Sepanjang jalan-jalan di Bukit Bintang ini, Tika bobo dan nggak bawa gendongan (ayahnya sok-sokan nggak bawa gendongan biar mandiri, gitu katanya). Akhirnya senjata makan tuan gendongin kemana-mana. Hokyaaa..

Setelah main PHP di bukit bintang, kami melanjutkan perjalanan ke suria KLCC. Karena lapar, mampirlah kami ke warung makan india di gedung wisma, sebelum suria KLCC (healah, warung jare). Dari jauh kami optimis murah sih, karena dari jauh sudah kelihatan banyak pekerja kantoran yang mampir makan disitu. Harganya sangat terjangkau (untuk harga di KL), terbukti dengan 2 nasi goreng dan 1 masala yang harganya cuma 13 RM. Makanannya banyak dan pegawainya juga sangat ramah.

Kenyang makan, kami mampir ke mall di depannya. Beda dengan mall di bukit bintang tadi yang tayangan depannya LV, Gucci, Hermes, yang ini masih terjangkau lah, terbukti dari logo-logo brand menengah di depannya (Uniqlo, KFC, H&M). Masuk ke mall, iseng nanya toko buku dan ditunjukkan ke toko buku Popular. Pas masuk, saya terkejut dong karena harga buku anaknya murah-murah. Bayangin, buku anak yang Ada soundnya (kaya punya Tika di rumah) harganya cuma 50 ribu, padahal di shopee 100 ribuan. Mau beli banyak untuk kulakan (otak bisnis langsung berjalan), tapi dilarang suami. Hey Hesti, ingat, kamu masih akan gendong-gendong tuh ransel sampe ke Singapura. Baeklahh, akhirnya cuma bisa bawa pulang 1 buku..

Usai lihat buku dan sepatu, akhirnya suami mulai koar-koar. Jam 9 ibuk, ayo udah mau selesai ini air mancur menarinya. Di depan KLCC ada air mancur menari di malam hari, jika sedang beruntung. Beklahhh kita jalan lagi ke suria KLCC. Akhirnya kita lihat air mancur menari.

 

air-terjun-menari-petronas-klcc

 

Sudah puas, kita kembali ke hotel via Go-KL again. Bersyukur banget hotelnya sangat dekat dengan halte Go KL.

Pengeluaran:
20 RM (10 RM x 2) untuk SkyBus KLIA2 ke KL sentral
4.6 RM LRT KL sentral ke Pudu Raya
15 RM makan KFC (2 orang)
0 RM Bus Go-KL kesana dan kemari
13 RM makan di wisma dekat KLCC
4 RM beli es Milo 2 pcs depan Petronas
17 RM beli buku di Popular

TotaL: 73.6 RM atau sama dengan Rp 257.600

(belum termasuk biaya booking hotel Marque sebesar 58.75 RM atau Rp 205.625)

 

Review Marque Hotel:
Untuk hotelnya sendiri adalah hotel tua dengan fasilitas yang juga sudah uzur (perlu peremajaan). Liftnya lama naik ke atas, agak kecewa karena karyawan lupa ambil handuk customer sebelumnya, channel TV tak ada, dan toilet yang “agak unik”. Tapi pelayanan resepsionis sangat ramah dan membantu.
Kelebihan hotel ini adalah akses transportasinya sangat mantap karena lokasinya yang strategis, bahkan dari kejauhan plang hotel ini sudah terlihat.

 

NB:
1. Bus Go KL ini sangat sangat membantu, terbukti karena sebelumnya saya pernah naik bus Hop On Hop Off dan jalurnya nggak beda jauh (mungkin bedanya bus HOHF memutar juga ke zoo dan taman kupu-kupu, juga museum).
2. Di perjalanan ini kami sepakat di sekitaran KL saja karena terbatasnya waktu. Tidak ke Batu Caves (selain suami pernah kesana, kami males gendong anak menaiki ratusan anak tangga), juga tidak ke Genting/Penang (pernah kesana dan menurut saya tidak lebih cantik dari Jogja).

Leave a Reply

Your email address will not be published.