Pelajaran dari Toilet Training

Pelajaran dari Toilet Training

Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu datang juga: Berkurangnya pengeluaran pos pampers sebesar Rp 190.000,00 Tika akhirnya lepas pampers. Yess, well done, dear!

Saat anak sudah berusia 2 tahun dan semakin bisa apa-apa sendiri, di saat itulah kita merasa sangat sedih. Cepat sekali kamu bertumbuh Nak, tiba-tiba udah gede aja.

Moment lepas pampers ini sebenarnya adalah rencana yang ternyata realisasinya lebih cepat dari dugaan. Saat pulang mudik akhir Desember tahun lalu, kami mulai belanja mempersiapkan item-item yang diperlukan untuk memulai toilet training. Rencana awalnya, toilet training akan dilakukan saat momennya pas (ayah ibunya nggak terlalu banyak deadline kerjaan). Usia Tika adalah 2 tahun 3 bulan.

Qadarullah, ternyata saat pulang mudik awal Januari, Amma Yanti di daycare dengan senang hati menawarkan “percepatan” toilet training Tika. Berikut beberapa milestone dan tips saat Tika memulai toilet training:

Persiapan Item Toilet Training

Yang perlu disiapkan: (1) 1 seprai waterproof, (2) banyak seprai biasa, (3) 2 lusin celana dalam, (4) banyak celana luar, (5) lap pel, (6) hair dryer (opsional), (7) mesin cuci (opsional).

Persiapan celana dalam adalah hal yang super urgent. Karena Tika di daycare, alhasil stok celana dalam harus diperbanyak karena celana-celana baru disetor dari daycare sore harinya. Moment kami juga terhalang musim hujan, jadi karena saking seringnya hujan, pernah sampe sehari menjemur 4 seprai yang nggak kering-kering.

Saya sangat terbantu dengan adanya seprai waterproof. Karena lokasi kami yang tidak memungkinkan untuk jemur kasur, jadilah barrier pertama kami adalah seprai waterproofnya. Saat anak ngompol, kita tinggal gosok seprai waterproof dengan lap basah, lalu dikeringanginkan. Hair dryer ini fungsinya untuk mengeringkan cepat jika diinginkan.

Lama Waktu Toilet Training

Kalo dari beberapa literatur yang saya baca, ada 2 penerapan toilet training, yaitu (1) full lepas pampers, (2) lepas siang dulu baru malam hari. Karena ingin sekalian repot, jadilah akhirnya kami memakai yang pertama, yaitu full lepas pampers. Seminggu pertama, Tika selalu ngompol, atau minta pipis tapi telat bilang -____-

Butuh waktu sebulan bagi Tika untuk paham tentang tata cara pipis yang baik dan benar: bilang ke ibu/ayah – ke kamar mandi – pelorot celana – pipis. Setelah 1 bulan, Tika sudah sangat jarang ngompol, termasuk saat malam.

Soal Buang Air Besar

Kondisi kami yang memakai toilet jongkok mengharuskan Tika juga belajar tentang BAB di toilet jongkok. Awalnya dia nggak mau pake jongkok, alhasil pupnya selalu keluar di lantai kamar mandi (yasudah, minimal dia belajar kalo pup harus di kamar mandi). Lama kelamaan, dia akhirnya paham dan bisa nyaman kalo pup enaknya adalah sambil jongkok.

Leave a Reply

Your email address will not be published.