Membuat Paspor Bayi di Bandar Lampung

Membuat Paspor Bayi di Bandar Lampung

Sebentar lagi waktunya kami berangkat sekolah, jadi mau nggak mau harus segera ngurus-ngurus banyak berkas, termasuk paspor si bayi yang baru berusia 4 bulan.

Di masa pandemi, penerbitan paspor kelihatannya menjadi sedikit lebih susah. Ini disebabkan karena alasan pembuatan paspor harus kuat. Apalagi di masa COVID, udah susah banget travelling, pasti ditanya alasan kenapa harus buat paspor sekarang. Ini berdasarkan pengalaman pribadi tetangga yang nggak jauh urus paspornya dari kami, namun pengajuannya ditolak. Padahal sebenernya toh bikin-bikin aja gapapa ya kan, berangkatnya kapan-kapan, hehehe. Untungnya saat kami mendaftar, petugas sangat welcome.

Hal yang pertama dilakukan adalah ambil nomor antrian online dulu di aplikasi Playstore, namanya “Layanan Paspor Online”. Setelah registrasi, kita bisa langsung memilih mau ke Kantor Imigrasi hari apa dan jam berapa.

 

Kemudian, pada saat hari H, bawa semua berkas yang dibutuhkan ke Kantor Imigrasi. Berkas-berkas yang perlu dibawa untuk membuat paspor bayi adalah:
1. Akta kelahiran dan fotokopinya
2. Kartu keluarga dan fotokopinya
3. KTP ayah ibu dan fotokopinya
4. Buku nikah ayah ibu dan fotokopinya
5. Surat domisili atau surat keterangan dari tempat bekerja (kalo tempat pengajuan paspor tidak sesuai KTP)
6. Paspor ayah ibu (optional, buat jaga-jaga)

Alhamdulillah pengurusan paspor berjalan cukup lancar, walaupun terkendala poin nomor 5 karena kami nggak tahu kalau harus pakai surat domisili atau surat keterangan bekerja. Sebelum nya jauh-jauh hari memang kami mencari info berkas untuk mengurus paspor dan nomor lima nggak pernah disebut. Tapi bagusnya pelayanan kantor imigrasi tetap prima, dengan memberikan win-win solution untuk kami, yang alhasil nggak perlu balik lagi berkilo-kilo jauhnya dari rumah.

Pelayanan paspor ini cepat lho, paspor jadi dalam 3 hari kerja sejak pembayaran. Pembayarannya pun sudah semakin membaik, kini sudah bisa pakai virtual account di bank yang biasa kita pakai (kalo dulu harus bayar pakai bank lokal kan ya).

Kalo yang bawa anak, di kantor imigrasi ini juga disediakan kids playground dan juga ruang menyusui.

 

Dah gitu aja. Ditulis disini cuma biar inget, hahaha, mamak sekarang suka lupa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *