Pengalaman Ikut TES TOEFL ITP dari Rumah

Pengalaman Ikut TES TOEFL ITP dari Rumah

Selamat datang Januari 2021!

Baru saja teringat untuk mengupdate blog yang sudah menjadi sarang laba-laba ini, ehehehe. Rugi juga udah beli hosting dan domain.. ehh kelupaan nggak dipake-pake.

Kali ini saya coba share tentang pengalaman ikut TOEFL ITP From Home, produk dari ETS. Karena awal tahun ini TOEFL ITP saya expired dan harus mengurus sesuatu yang perlu persyaratan tes tersebut, jadilah akhirnya coba daftar tes yang sekiranya bisa dilakukan remote di rumah saja (karena pandemi COVID-19).

Eits, pengalaman ikut tes TOEFL di Unila pernah saya tulis juga lho disini..

Agak khawatir juga dengan kondisi pandemi ini, mau test di lokasi jelas horror dan berisiko. Awalnya, awal Desember 2020, saya mau coba ikut jejak suami yang sebelumnya ikut TOEFL ITP From Home di UPT Pelayanan Bahasa UNJ (ini masuk Google Page #1 Bo’, sudah pasti menjadi serbuan peserta hehehe). Bayarnya Rp 575.000 dan layanannya memuaskan, bahkan dokumen dikirim via pos ke lokasi kita. Sayangnya, saat itu saya menghubungi Call Centernya via WhatsApp, dan jawabannya ternyata baru ada lagi tahun depan. Deuh, kelamaan!

Setelah browsing sana-sini, ketemulah saya dengan layanan TOEFL ITP From Home dari Central International Education (CIE). Nah, kemudian saya jadi keinget temen yang pernah ngasih kontak WhatsApp CIE Lampung. Alhamdulillah ternyata tes bisa dilakukan juga secara remote difasilitasi CIE. Bayarnya Rp 600.000.

Setelah membayar via transfer dan mengisi form, kemudian kita diarahkan ke kontak WhatsApp lain untuk mendapat petunjuk terkait pelaksanaan tes.

Pelaksanaan tes diawali dengan masuk ke zoom untuk verifikasi data dan peninjauan lokasi. Kita akan diminta menunjukkan KTP atau tanda pengenal lain, kemudian diminta untuk menunjukkan sekeliling ruangan. Dan yang penting, NGGAK BOLEH bawa kertas dan bolpoin, yang boleh cuma mini whiteboard + erasable boardmarker atau clear folder + erasable boardmarker.

Untuk mengawasi gerak-gerik peserta, CIE Lampung mewajibkan zoom diaktifkan sepanjang pelaksanaan tes.

Di TOEFL ITP From Home, ETS sudah menyiapkan program Proctor untuk diinstal di laptop. Nantinya, program Proctor ini akan mengunci seluruh aktivitas kita di layar komputer, sehingga yang hanya bisa kita lakukan adalah mengerjakan soal tesnya aja.

Trus, gimana kesannya selama ikut tes TOEFL model ini? Duh, rasanya enak banget, mungkin karena atmosfer di rumah sendiri kali ya. Terlebih, fokus akan lebih baik, karena nggak akan denger peserta lain yang suka bisik-bisik, atau handphone yang tetiba berdering (hiks, ini pernah terjadi di tesku 2 tahun lalu). Suara listeningnya jernih banget dan bisa diubah volumenya sesuai kebutuhan kita.

Nah, salah satu keuntungan lain ikut tes ini adalah di akhir tes kita bisa langsung lihat skor kita secara unofficial. Jeng jeng! Hehehe. Sertifikat sudah bisa diambil di CIE tempat registrasi (yang mana disini adalah CIE Lampung) maksimal 10 hari kerja. Dan alhamdulillah staffnya baik banget, mau ngirimin dokumen tsb via gojek ke kantor.

Sekian kira-kira pengalaman saya. Semoga bermanfaat.

4 Comments

    1. kelihatannya sama saja ya mas, saya nggak nemu diskon untuk mahasiswa. Mungkin bisa ditanyakan ke penyelenggaranya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.